Mengenali Resiko Usaha Angkringan

mengenali usaha angkringan bisnis angkringan bagi para pemula
Our Score
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

gerobak angkringan – Setiap usaha pasti memiliki resiko. Anda yang tak ingin mengambil resiko sebaiknya jangan sekali-kali berbisnis. Resiko adalah hal yang pasti terjadi. Sekecil apapun usaha yang kita bangun pasti di dalamnya ada resiko.

Kita tahu angkringan tak butuh modal besar. Keuntunganya menggiurkan. Dan tidak membutuhkan skill khusus. Pun, tidak butuh banyak tenaga untuk menggarapnya. Tapi tetap saja ada resikonya. Yuk kita kenali apa saja resiko usaha angkringan. Bagi anda yang ingin buka angkringan tips ini bukan untuk mengendurkan mental ya. Tapi justeru untuk membantu anda agar bisa mengantisipasi resiko-resiko bisnis ini.

[1]. Penggusuran. Angkringan dikenal sebagai warung pinggir jalan. Di Jogja dan tempat-tempat lainnya memang demikian. Selain mudah diakses oleh konsumen, harga sewa relatif murah dibanding sewa kios. Tetapi tidak semua kota memiliki regulasi yang sama untuk pengetatan trotoar. Ada yang longgar ada juga yang ketat. Misalnya di Jakarta sering terjadi penggusuran warung di trotoar dengan alasan penertiban. Kita harus pahami bahwa memang skala prioritas pemerintah kota berbeda-beda. Dan ini menjadi tantangan serius. Sebaiknya anda tidak berjualan di trotoar jika memang pemerintah kota sangat ketat mengawasi. Carilah tempat yang resmi meskipun harus menyewa. Yang penting usaha anda aman.

[2] Branding. Sebagian masyarakat kita masih awam dengan pengenalan branding dari usaha mereka. Yang penting barang dagangan laku keras. Soal branding nomer 26. Branding sebenarnya masalah yang penting. Apalagi bagi anda yang masih menggunakan tanah sewa. Mengapa? Di beberapa kasus ketika seseorang sudah berhasil membangun usaha angkringan dan memiliki pelanggan tetap justeru sewa tanah mereka tidak bisa diperpanjang. Pemilik tanah itu akan mendirikan usaha yang sama. Ketika mereka pindah tentu akan membangun usaha dari awal, bukan? Nah inilah resiko tidak membangun branding usaha. Usahakan bangun branding usaha sedini mungkin sehingga ketika anda pindah tempatpun tidak mengalami kesulitan berarti.

[3] Cuaca. Siapa bilang cuaca tidak bisa menjadi kendala? Usaha angkringan di pinggir jalan menghadapi resiko ketika musim hujan tiba. Angkringan yang mengandalkan konsep outdoor itu tidak bisa menangani hujan. Para konsumenpun was-was ketika ingin nongkrong di angkringan.

[4] Preman & Tukang Parkir. Harus diakui bahwa preman menjadi kendala tersendiri bagi para pengusaha kecil seperti angkringan. Sering kali justeru menghambat. Jatah preman seperti iuran perbulan menjadi beban bagi para pelaku usaha. Apalagi pengusaha pemula. Belum apa-apa sudah harus membayar. Selain itu juru parkir juga menjadi masalah lainnya. Para konsumen yang ingin mampir nongkrong ke angkringan jadi enggan karena harus membayar sejumlah tarif kepada mereka. Yang apes, jatah preman ada dan tukang parkirpun ada. Tentu saja akan memberatkan pengusaha pengusaha angkringan karena harus membayar sejumlah uang kepada preman dan warung mereka jadi sepi pelanggan.

Resiko ini harus anda pikirkan matang-matang agar tidak mengganggu kelancaran usaha anda. Yang terjadi sering kali banyak yang menyepelekan resiko ini. Tapi baru merasakan ketika omzet mereka mulai turun.

bagi anda yang ingin memulai bisnis angkringan kami siap membantu anda. kami menyediakan gerobak angkringan murah dan berkualitas. silakan pesan langsung dengan klik http://produsengerobakangkring.com